sulteng
Sejarah Komunitas

Berdiri Sejak Juni 2016, Komunitas ini bermula dari kumpulan penggemar Film IP Man (Serial-IP Man, Donnie Yen). Kesukaan terhadap Koreografi Tarung dalam film tersebut lantas menjadi pembahasan dalam forum di grup BBM. Pembahasan kemudian berlanjut menjadi ajang silahturahim dan diskusi. Temu offline-pun dilaksanakan. Kedai Noni di Jalan Ahmad Yani, Kota Palu, menjadi tempat pertemuan perdana para penggemar Wing Chun di Kota Palu, dengan peserta ).± 20 orang.

 Dipertemuan tersebut, seluruh peserta menceritakan Kisah masing-masing mengenai perkenalan mereka dengan Wing Chun. Ada satu peserta yang cukup antusias, bernama Megan Sebastian, yang ternyata menyukai Wing Chun Sejak kelas 2 SMA (Perdana Film IP Man I), namun, karena tidak ada perguruan Wing Chun di Kota Palu, akhirnya dia meredam impiannya untuk belajar Wing Chun.

Sejarah Wing Chun di Tanah Kaili-pun dimulai dari sini. Pertemuan menghasilkan untuk mencari instruktur dan memulai latihan perdana di Kota Palu. Diharapkan menemukan Instruktur yang lokasinya terjangkau dari kota Palu, untuk mempermudah Latihan Wing Chun.

Setelah mencari informasi, dipilihlah salah satu murid Tradisional IP Man Wing Chun Indonesia, yang saat itu berada di Luwuk. Perguruan Wing Chun sebenarnya banyak tersebar di Indonesia . Namun, sedikit yang dapat mempertanggungjawabkan kemurnian Silsilah Perguruannya. Salah satu perguruan yang masih murni memegang tradisi keilmuan dan Silsilah Perguruan adalah Tradisional Ip Man Wing Chun Indonesia. Aliran Wing Chun IP Man ini berpusat di Jakarta, dan memiliki induk Organisasi Perguruan di Hongkong bernama Ving Tsun Athletic Association.             

Setelah sepakat dengan para peserta, tugas selanjutnya adalah menyebarkan informasi sekaligus mengumpulkan Biodata peserta. Hal lain yang juga disiapkan adalah tempat atau lokasi latihan. Hasilnya terkumpulah ± 53 peserta dan memulai latihan Perdana di SMA Karuna Dipa, hari Jumat Sore, 20 Juli 2016. Hingga saat ini latihan masih aktif dan terus berkembang. Saat ini tempat Latihan Menetap di Jalan Sukun No. 10 C, Kamonji, Palu Barat, Kota Palu Sulawesi Tengah, Pukul 20.00 s.d. 22.00 Wita, setelah beberapa kali sempat mengalami perpindahan tempat  latihan.

             Komunitas saat ini diketuai oleh  Arman Sulaeman, dan telah resmi berafiliasi dengan Perguruan Tradisional IP Man Wing Chun Indonesia. Tidak hanya ber-affiliasi, Komunitas ini juga turut menjadi Anggota Resmi Wing Chun Indonesia, sebagai komitmen keseriusan menyebarkan Wing Chun di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah khususnya di Kota Palu.  Saat ini, Ketua Umum Dewan Perwakilan Wilayah Wing Chun Indonesia Daerah Sulawesi Tengah dijabat oleh Fadliyanto. Harapannya, kedepan Wing Chun dapat menjadi salah satu Cabang Olahraga Prestasi bagi generasi muda untuk mengharumkan nama daerah dikejuaraan Nasional maupun Dunia. 

Member of Indonesia Wing Chun Federation

Wing Chun di Indonesia terus berkembang. Menjamurnya berbagai perguruan Wing Chun ditanah air, memunculkan sebuah wacana untuk melahirkan satu wadah  Nasional untuk mengumpulkan semua Perguruan Wing Chun  ditanah air.

Wing Chun Indonesia atau Federasi Wing Chun Indonesia, menjadi wadah  bagi Perguruan, Komunitas atau Kelompok Latihan Wing Chun yang menerima keanggotaan dengan persyaratan ketat yang harus dipenuhi dari Aliran masing-masing.

Syarat yang ketat tersebut  menjadi mutlak dipenuhi oleh anggotanya, disebabkan Wing Chun Indonesia sendiri mengikat diri dengan World Wing Chun Union di Hongkong, organisasi induk organisasi Wing Chun Internasional.